Minggu, 14 Oktober 2012

Menilai Perbedaan



Kehidupan itu tak luput dari bersosialisasi, pada setiap interaksi dalam bersosial itu akan terlihatlah berbagai macam perbedaan. Dengan keberagaman itu kita mendapat sesuatu yang baru, mulai dari pengetahuan, pemenuh kebutuhan rohani , jasmani, dan lain-lain. Dan keberagaman akan membuat hidup kita menjadi lebih berwarna, tergantung kita melihatnya dari segi apa.
  Indonesia memang dikenal dengan keberagamannya, sesuai dengan slogan Bhineka Tunggal Ika. Slogan itu berarti kita bangsa Indonesia itu berbeda-beda namun tetap satu jua, tapi apakah hal itu benar-benar terealisasi? Mungkin dibeberapa hal, hal ini memang terwujud, tetapi tidak jarang kita mendengar banyaknya berita negative dari keberagaman kita ini.
Berita negative ini bisa merupakan SARA, hal ini tidak hanya dilakukan oleh orang biasa, bahkan public figure sekalipun bisa melakukannya. Berita pelanggaran SARA yang sempat heboh di media dilakukan oleh raja dangdut Rhoma Irama yang terkait dengan Pemilukada (Pemilihan Umum Kepala Daerah) beberapa waktu lalu di DKI Jakarta. Rhoma Irama melakukan pelanggaran SARA terhadap pasangan Jokowi Ahok mengenai ras Ahok yang keturunan Tionghoa , hal ini dilakukan pada saat dakwah kepada para pendengarnya.
            Kasus lain dari keberagaman yang kita miliki adalah keberagaman agama yang terjadi di Ambon beberapa tahun silam pada jaman pemerintahan BJ. Habibie. Hal ini terjadi antara umat Islam dengan Kristen, mulanya hal ini terjadi akibat pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) yang merembet hingga perbedaan agama.
            Keberagaman di Indonesia sebenarnya bisa dijadikan potensi bangsa untuk negara kita, hanya saja masih banyak orang yang menilai setiap perbedaan atau hal yang menjadi minoritas sebagai sesuatu yang kurang baik dan tidak sesuai dengan nilai-nilai yang benar. Hal ini terkait dengan kurangnya SDM (Sumber Daya Manusia) dari tiap masyarakat Indonesia, sehingga mudah saja diadu domba untuk berbagai kepentingan pihak yang tak bertanggung jawab, seperti keperluan politik. Jika dilihat dari contoh kasus kedua yang disebutkan diatas, kasus tersebut berlatar belakang kepentingan segelintir pihak yang menginginkan negara Indonesia menjadi negara agama, yang dimana pihak tersebut peranggapan bahwa dia dapat menjadi penguasa di negara agama tersebut.
            Tetapi jika dibandingkan dengan sekarang, tentu sudah banyak perubahan yang baik dalam menghidupi keberagaman di Indonesia dibandingkan dengan jaman penjajahan dahulu yang berangsur hingga saat ini. Sekarang ini banyak kita temui diberbagai daerah, bahkan di lingkungan tempat kita tinggal banyak sekali orang yang hidup berdampingan dengan keberagaman status social dan latar belakang social, entah itu dalam hal agama, suku, adat, pekerjaan, pendidikan, bahkan kewarganegaraan sekalipun.
            Oleh karena itu, kita sebagai generasi muda jadikanlah perbedaan itu sebagai potensi untuk negara Indonesia, bukan sebagai alasan untuk membuat sebuah kerusuhan. Sehingga Indonesia juga bisa dipertimbangkan di mata Internasional. (mira)

Pengalaman Mengunjungi Keluarga kurang Mampu



Selasa, 2 Oktober 2012 lalu saya mengunjungi keluarga miskin yang berada didaerah sekitar saya tinggal. Mereka adalah keluarga Zufri yang beralamatkan Pogung Rejo blok C4. Kunjungan saya ini memang cukup singkat, tetapi memgisahkan banyak hal.
            Yang pertama menjadi perhatian saya adalah cara mereka berkomunikasi terlihat dari keluarga ini adalah kurangnya pendidikan tiap anggota keluarganya yang terdiri dari ayah, ibu dan, 3 orang anaknya. Untuk anak tertua mereka yang berumur 23 tahun hanya mengenyam pendidikan sampai dengan SD (sekolah Dasar), anak yang kedua berumur 16 tahun dan tamatan SMP(Sekolah Menengah Pertama), dan anak laki-laki ketiga mereka berumur 7 tahun yang baru mengenyam bangku SD. Mereka berkomunikasi menunjukkan kurangnya pendidikan tiap anggota keluarga dan menurut saya pendidikan bukanlah hal yang penting untuk mereka saat ini, bagi mereka yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya untuk menghasilkan uang sehingga bias memperoleh pangan jika tidak untuk besok, setidaknya cukup untuk hari ini. Mereka juga kurang menghargai satu sama lain dalam berkomunikasi yang masih saya anggap dengan berkomunikasi secara kasar.
            Tapi di keluarga ini saya disambut dengan hangat dan dengan makan bersama seadanya. Dari sinilah terlihat kurangnya kebutuhan pangan mereka, karena sedikitnya jatah nasi yang diberikan untuk tiap anggota keluarga. Memang miris melihatnya, karena banyak diluar sana orang-orang yang sering tidak menghabiskan makanan dan membuang-buangnya termasuk saya, mungkin dari sini saya mendapat pelajaran akan susahnya mencari uang dan makanan sehingga saya harus benar-benar dalam memanfaatkan sesuatu yang saya miliki.
            Dari pengamatan saya, seharusnya pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan masyarakat miskin lebih intensif lagi dan seharusnya untuk sekolah saat ini diwajibkan jangan hanya program 9 tahun, seharusnya minimal 12 tahun, jika memungkinkan sampai mendapat gelar sarjana seperti di negara-negara maju, karena saat ini lulusan SMA (Sekolah Menengah Atas) saja sudah susah dalam mencari kerja, apalagi yang hanya lulusan SMP. Selain itu pemerintah seharusnya juga lebih memperhatikan alur bantuan Raskin (beras miskin) yang kabar-kabarnya banyak dijadikan saran korupsi pejabat daerah setempat, agar masyarakat miskin yang memang benar-benar membutuhkan mendapatkan haknya dan kesejahteraannya meningkat.

Kamis, 26 Juli 2012

long time no see

ini bener2 long time no see bgt..
and you know all? hidup gue bener2 udah berubah bgt
1. aku anak kuliahaaaan
2. aku keterima ugm
3. inget posting aku bang hendri dtg dr semarang? nah itu, dia pulang kesemarang, trus ke jogja lagi buat nembak gueeeee men. tapi apa daya, perasaan gak ada dihati. maaf ya abang.
4. aku deket sama senioooooooor di goedesi ugm. hihi :P

ini dulu deh buat update2 an.. ntar kalo mood bakal ada rincian lagi #lagiMalas

Rabu, 11 April 2012

menye-menye part2

yang kedua is..
papaaa.. mungkin aku juga terlalu lebay, tapi aku benci banget hari ini, aku denger ada suara mobil+papa, aku pikir papa mau pergi, dan aku berniat untuk ikut, ternyata salah.. papa habis belanja sama keluarga barunya.. sediiih bgt rasaya. memang ini biasa aja sih, tapi gimana kalau ini selalu terjadi, dan kalian ada di posisi gueh??

apalagi pas tadi bolanya radi diambil asel, asel nggak mau balikin tuh bola, trus sm papa dikasih duit 5rb, trus radi bilang, harganya 10 ribu pah.. eh istriya papa nimbrung ini kan second di.. jadi 5 rb aja.. segitu pelitnya papa sm anak ini??? trus papa nanya : emang yang beli siapa?
radi: mama
papa: makanya kalo beli tuh besok2 belinya 2!

ih, kalo gue jadi mama, nggak sudi gue, beliinnya. lagi pula emang papa pernah beliin radi mainan? sekalipun radi ulang tahun pa? kita minta uang buat beli kado buat radi aja papa nggak mau? dasar! ayah macam apa? *macam pak darman laaah :P

menye-menye part1

today is a hard day..
aku bingung harus mulai dari mana, tapi aku mau mulai dari keluarga aku..

mungkin aneh, aku sendiri bingung kenapa hari ini air mata ku selalu ngantri pengen keluar. maybe, gara2 rasa cemburu dihatiku kali yee..
pertama mulai dari mama, aku dateng ke tmpt mama gara2 kangen, tp g tau kenapa semua jadi berantakan, semua orang teriak, marah2.. termasuk aku. waktu aku minta makan, ada bungkusan nasi di meja makan.. aku tanya ke mama, aku boleh makan ini gak?
trs mama jawab, jangan itu punya abang.. kasihan lah ra, abang blm makan. aku juga gak tau kenapa pikiranku sampai saat ini masih berpikir kalo mama sayang bang yes drpd aku, mungkin aku yang terlalu childish, tapi apa memang mungkin ini sudah keterlaluan.. aku pernah nanya sama mama, entah ttg apa, tp mama jawab, ya mira maklum lah mama kayak gini, kan bang yes skrg cuma diperhatiin sama mama nya, papanya udh enggak, kalo kalian masih diperhatiin papa kalian..
well, it's ok. tapi mama gak pernah mbayangin posisi aku emangnya? papa udah punya anak istri nya skrg, mikirin radhi aja gak pernah, apalagi aku? okelah kalo gitu, nggak ada yang mikirin aku, enggak mama, enggak papa juga.. mungkin kalo di saat2 ini aku mati, kalian nggak akan terlalu sedih. karena aku bukan apa-apa..

Sabtu, 24 Maret 2012

sambungan penuh cintaa

kemarn bersambung soalnya orang yang mau diceritain masuk kamar sih, hihi..
tapi udah gak mood nih cerita..

buat hari-hari belakangan ini hubunganku lumayan membaik laah.. kak yola udh mulai bisa dewasa.. ya dikiiiit bgt (seupil doang) untung ada mbak ovi yang bisa membuat keadaan jadi better lah than before. makasih ya upiiik.. oh iya, mbak ovi tuh bff nya kak yola bgt deh, and i hope long last deh. amin
nih nih fotonya yang paling iuh

mukanya ngenees bgt yaa, emang ini mantan TKI arab yang majikannya kejaam. haha (ampun ya mbak). udah deh cuma itu aja.


terus adalagi.. hari ini gilaaa, tidur jam 5 pagi, cuma buat main uno dan sobyong.. without study! what the *****d. dan bagusnya bisa bangun jam sepuluh, pak sulis dateng pas mandi. haha. pak sulis mbatang dulu deh di belakang..

pas selesai pak sulis, aku nganter yuyun ke shelter.. dan kita ngomong banyak banget, ternyata yuyun kecil2 tapi dewasa. makanya Don't understimate someone from her/his appearance! haha
aku ngommng sama yuyun berasa ngomong sama kakak yang aku penge, tp masik brambang kopong. haha. ampun nyunyuun.

fimally, aku sadaar dengan semua yang aku punya, keluarga yang seperti ini, ayah seperti ini.. aku bersyukur banget, karena ini menjadikan aku lebih kuat dan mengerti how to SURVIVE! dan aku bisa mensyukuri setiap hal.. setiap orang yanng ada disekitarku, mencintaiku meskipun itu cuma sekecil atom, but, when you can't feel and think that you have no love it wont make your life colourfull men! hidup cinta!

ini to be continued

today, agak aneh dikit.. bang hendry dateng dari semarang.